Artikel

Seringkali kata Literasi ini hanya sebagai kemampuan dan membaca. Memang benar dalam kamus KBBI Literasi yang artinya kemampuan menulis dan membaca.

Mbah Maemon dan Kitab Ulama’ Al-mujaddidun #1

Ngaji Ramadan 1444 Hijriyah Pondok Pesantren Al-mustaqim

Oleh: Sholahuddin

Ramadan tahun ini saya bersama dengan para santri putra dan putri Al-mustaqim mengaji dua kitab, kitab Tafsir Jalalyn dan kitab Al-ulama’al-mujaddidun. Kitab tafsir jalalyn merupakan pengajian yang menjadi wiridan karena meneruskan apa yang telah dirintis oleh bapak, almaghfurillah KH Muhsin Ali.

Saya akan menulis rutin untuk dimuat di website madrasah MA NU Al-mustaqim tentang isi dari kitab Al-ulama’Al-mujaddidun. Semoga bisa konsisten dan mudawah untuk menulis.

Yang menjadi garis besar dalam tulisan ini adalah kitab Al-ulama’Al-mujaddidun anggitan Syaikh Al-allamah KH Maemon Zubair. Kitab ini menerangkan tentang para pembaharu yang dimulai pasca masa sahabat hingga sekarang ini. Jangan diasosiasikan yang dikehendaki dengan pembaharu didalam kitab ini bukanlah pembaharu sebagaimana yang dibahas dalam wacana pemikiran modern dalam Islam, laiknya Jamaluddin Al-afghani, Rasyid Ridha, Muhammad Iqbal dan lain sebagainya.

Pembaharu dalam konteks ini diambilkan dari sebuah hadist nabi yang terkenal “Inna Allaha yabásu lihadzihil ummati ala ra’si kulli miáti sanatin man yujaddidu laha dinaha”(sesungguhnya Allah mengutus untuk ummat ini setiap 100 tahun seseorang yang memperbaharui agama”. Sudah menjadi sunnatullah bahwa Allah mengirimkan setiap 100 tahun orang yang akan memerbaharui agama-Nya.

Didalam paragraph pertama mukadimah kitab, Mbah Maimoen menerangkan evoluasi syariát Islam sejak zaman kanjeng nabi Muhammad hingga masa sekarang. Disamping itu beliau juga menerangkan para pembaharu disetiap masanya. Pada masa sahabat, mereka mengaji al-qurán langsung dari Rasul Muhammad SAW.

Bersambung >>>>>>>>>>>

Facebook
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Most Popular

Copyright © 2025 MA NU ALMUSTAQIM. All rights reserved.