Artikel

Seringkali kata Literasi ini hanya sebagai kemampuan dan membaca. Memang benar dalam kamus KBBI Literasi yang artinya kemampuan menulis dan membaca.

PUISI #4

MERINDU NABI

 

Tahun gajah telah menjadi saksi

Tentang lahirnya penutup para Nabi

Malaikat memuji Illahi Rabbi

Bidadari pu menari memikat hati

Gua Hira Tempatmu mendapat risalah

Untuk mensyiarkan Agama Allah

Perjuangan yang pasti tak lah mudah

Didampingi putri khuwailid, Khadijah

Haji wada’ telah terlaksana

Iringan kesedihan sangat merana

Dari Abu Bakar sahabat setia

Karena tak bisa lagi berjumpa

Dengan baginda sang Habibina

Sebab bersatunya hanya surga

Surat Al-Maidah ayat tiga

Wahyu terakhir khotimul anbiya

Kini sudah tiba saatnya

Kembali kepangkuan pencipta

Enam puluh tiga tahun usianya

Wahai putra sayyid Abdullah

Ayahanda Fathimah Az-Zahra

Kami berharap syafaat utama

Agar kelak berjumpa di Jannah

Berkumpul bersama Nabi, ulama, dan keluarga

Duhai Muhammad Rosulina

 

 

KESATRIA KARBALA

 

Wajah tampanmu sangat berseri

Ksatria Tangguh yang mumpuni

Cucu kesayangan baginda Nabi

Perang karbala sudah saatnya tiba

Didampingi sang kuda tercinta

Yang selalu menyemangati tuan mulia

Agar tetap jihad di jalan pencipta

Tanggal sepuluh bulan Muharram

Telah menjadi saksi diam

Saat kepala terpenggal dengan kejam

Meskipun pembunuhnya adalah pemuda Islam

Wahai pangeran pemilik jannati

Perjuanganmu usai di jalan illahi

Pahlawan sejati selalu dirindu bidadari

Sudah saatnya kau Kembali

Berkumpul dengan kakek serta orang tua terkasih

 

 

GURU

 

Pengganti posisi Umi Abi

Saatku bertholabul ilmi

Membasmi kebodohan yang menyergapi

Demi terwujudnya semua mimpi

Pahlawan tanpa tanda jasa

Itulah julukan tuan mulia

Tersakiti setiap masa

Karena perlakuan santri dan siswa

Kecewa bahkan tangis pasti ada

Keringat pun selalu membasahi dada

Mohon dimaafkan wahai Guru

Atas segala kesalahan diriku

Yang selalu menyakiti Qolbu

Hingga tak terasa air mata bercucuran di pipimu

Bagiku engkaulah sang lentera

Sahabat sejati serta idola

Menjadi penyemangat setiap waktu

Agar terkabulnya cita-cita ku

Syukron kastir duhai murobbina

Atas segala jasa dan doa

 

 

BIDADARI SURGA

Wahai Asiyah putri muzahim

Wanita tercinta sang rohim

Pahlawan terbaik nabi musa

Permainsuri fir’aun yang disiksa

Para pengeran surga menunggunya

Duhai Maryam binti imron

Ponakan Nabi Zakariya

Kekasih yang maha rohman

Ibunda tersayang Nabi Isa

Sepupu Yahya Alaihimassalam

Wanaita suvi yang tak menikah didunia

Hai putri Khuwailid Khadijah

Istri dari khotimul anbiya’

Pewaris ratu didalam Jannah

Allah pun menitipkan salam untuknya

Ya Fatimah Az-Zahra kesayangan nabi

Istri terkasih Sayyidina Ali

Ibunda para pangeran Jannati

Sosok idola yang selalu dikagumi

Bagi para bidadri surga robbu

Izinkan aku kedalam barisanmu

Semoga di surga kita Bersatu

Agar bahagianya Qolbu

 

 

 

SAYYIDINA ALI

Putra Abu Thalib serta menantu Nabi

Abu Turob julukan amat suci

Dzulfikar peadng tak tertandingi

Wahai Ali pemuda jannati

Suami sayyidah Fathimah Az-Zahra

Ayahanda para Mutiara Baginda

Menggantikan posisi rosul yang tidak mudah

Kala hijrah ke kota Madinah

Perang Badar telah berkumandang

Bendera panji Islam pun dikibarkan

Mendampingi Hamzah sang singa Ar-Rahman

Duhai ksatria Islam tak terkalahkan

Tangis kesedihan penuh haru

Saat mengantarkan pemilik Qolbu

Wanita suci berlakob Al-Batul

Dan memasukkannya ke liang kubur

Duhai pengganti khalifah usman Dzunurain

Pemilik gelar cambuk Allah Ar-Rohim

Telah terlaksana peristiwa Amul jama’ah

Melawan kelompok Abu Sufyan putra muawiyah

Ketika saat menjadi imam salat subuh

Engkau telah wafat di Tengah musuh

Malaikat izrail pun menghampirimu

Demi mencabut nyawa dari dalam tubuh

13, September 2024

Ratna Ayu Septiani (X MIPA)

Facebook
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Most Popular

Copyright © 2025 MA NU ALMUSTAQIM. All rights reserved.