Artikel

Seringkali kata Literasi ini hanya sebagai kemampuan dan membaca. Memang benar dalam kamus KBBI Literasi yang artinya kemampuan menulis dan membaca.

BERLINANG AIR MATA ORANG TUA SANTRI KELAS XII MA NU AL-MUSTAQIM DALAM HAFLAH AKHIRUSSANAH MUWADA’AH KE-3

Jepara, Madrasah Aliyah NU Al-Mustaqim Bugel Kedung Jepara menyelenggarakan Haflah Akhirussanah Muwada’ah, kelas XII. Ahad, 21 Mei 2023.

Kegiatan Haflah Akhirussanah Muwadaah ke-3. Dengan diwisudanya 20 Santri putra dan putri kelas XII MIPA MA NU Al-Mustaqim. Dengan hadirnya para wali murid santri. Begitu juga hadir Guru MA NU Al-Mustaqim dan Guru Mts NU Al-Mustaqim.

Pada prosesi wisuda ini Perwakilan Santri kelas XII MIPA melakukan Tes Uji Kitab Salaf yang diwakili oleh santri yang bernama Ismail Fikri  dan Tahfidz oleh santriwati yang bernama Milatul Jannah. Kitab salaf yang diuji oleh Ustadz H. Ahmadun Anwar dan Tahfidz  diuji oleh Bu Nyai Fatimah Azzahra.

Prosesi Wisuda dilaksanakan dengan penuh hikmat. Acara demi acara dari pembukaan sampai penutup. Dititik yang mengharukan yaitu ketika para Santri Kelas XII sungkem, memeluk, dan minta maaf di depan orang tua dengan iringan sholawat Qodansoha. Para santriwan-santriwati kelas XII berlinang airmata. Momen acara ini cukup berhubung dengan dawuhnya KH. Hasan Basri “Gusti Allah meletakkan ladzatnya dalam hidup akan nikmat, ingdalem bagusi wong tuo loro. Di balas dengan akhlak yang soleh.”

Dalam pidato Sambutan dari KH. Sholahuddin, MA selaku Kepala Madarasah MA NU Al-Mustaqim menyampaikan “Bermimpilah karena mimpi akan membuat seseorang berani melangkah. Dan mimpilah dengan membuat strategi kamu untuk mewujudkan kamu menggapai cita-cita. Temukan nilai diri kalian. Dalam diri kalian masing-masing ada potensi yang berbeda-beda.”

Selain itu juga diharapkan para lulusan MA NU Al-Mustaqim untuk meneruskan di pendidikan strata satu, pondok pesantren, dan bahkan jika ada yang menikah ingat pesan jangan lupakan almamater Yayasan Muhsin Ali dan Pondok Pesantren Al-Mustaqim yang sudah menggulowentah selama ini entah itu ada yang tiga tahun bahkan ada yang enam tahun.

Sebuah pesan dari KH. Hasan Basri “Jadilah Santri yang seperti Tawon gulo yang mengambil madu dengan memilih yang bagus dan baik. Begitulah juga santri yang mengambil ilmu dengan memilih yang bagus dan baik. Dan tunjukkan bahwa kalian mutakhorijin dengan akhlak  dan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. ”

Oleh: Aviskha Izzatun Noilufar

Facebook
WhatsApp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories

Most Popular

Copyright © 2025 MA NU ALMUSTAQIM. All rights reserved.