Oleh: Aviskha Izzatun Noilufar, S.Pd
Ke arah mana lagi aku berjuang? Cita-citaku? Negaraku? Ada apa dengan Perempuan hari ini?
Anggap saja Kartini sedang berkomunikasi dengan perempuan-perempuan hebat di zaman ini. Sudah di titik ini para Perempuan berjuang. Berjuang untuk cita-citanya, cita-cita yang harus diusahakan, cita-cita yang harus dipikirkan, cita-cita yang harus dipanjatkan, dan cita-cita yang yang harus dituliskan dalam secarik lembar buku maupun sedalam-dalamnya dalam hati.
Perempuan berjuang untuk Negaranya seperti layaknya Raden Ajeng Kartini yang memperjuangkan hak-hak Perempuan. Perempuan yang turun ke jalan demi keadilan.
Lantas, Hari ini ada apa dengan Perempuan?
Tepat pada tanggal 21 April diperingati Hari Kartini yang juga merupakan hari lahir perempuan asal Jepara ini. Tidak tentang merayakannya dengan memakai kebaya. Tapi komunikasi dari hati ke hati itulah Perempuan. Dulu Kartini juga bergejolak dengan hatinya dan batinnya. Begitu juga kita sebagai Perempuan zaman ini. Yang menjadi Ibu Rumah tangga tentu akan mempunyai gejolaknya masing-masing ada dari ekonomi, suami, dan lain-lain. Yang menjadi pelajar tentu tentu bergejolak dengan mimpinya, belajarnya, dan lain-lain. Yang sedang tumbuh-tumbuhnya menjadi Remaja dan Dewasa juga tidak pernah ketinggalan dengan gejolak hatinya tentang mimpinya, temannya, takdirnya dan masih banyak lagi.
Semua mempunyai definisi berjuang masing-masing. Perempuan perlu ketenangan, sampai semua kembali tenang. Perempuan memiliki perbedaan yang tidak untuk dibeda-bedakan. Jadilah Perempuan yang Tangguh, penuh empati, dan tidak takut bermimpi. Jika kamu bingung ingin bercerita ke siapa, maka menulislah dan bercerita layaknya kartini, bisa jadi menulis adalah penyembuhmu di hari ini.
Kartini adalah jembatan, bukan pagar. Ia tahu dunia bergerak maju, dan Perempuan tak boleh dipaksa memilih antara masa lalu dan masa depan. Seolah-olah Kartini berkata “Lanjutkan Perjuanganku.”
Kartini butuh generasi yang berani, yang rela kehilangan rasa aman demi sebuah keadilan.
Jepara, 21 April 2025